Home2020-06-10T12:36:45+07:00
  • Tingkatkan Kualitas, PBA UIN Bandung dan PBA IAIN Cirebon Jalin Kerja Sama

    BANDUNG | BBCOM | Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung melakukan kunjungan ke Prodi PBA Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (6/8/2020).

    Ketua Prodi PBA UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Dedih Wahyudin M.Ag memaparkan, selain silaturahim, kunjungan ini juga untuk melakukan riview kurikulum di PBA kedua kampus tersebut. Yaitu untuk bertukar pikiran dari distingsi kurikulum PBA di UIN Sunan Gunung Djati maupun PBA di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

    “Jadi maksud kedatangan ke sini (PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon) itu di antaranya bertukar pikiran dari distingsi kurikulum dari setiap prodi. Prodi kami distingsinya apa, prodi PBA di IAIN Syekh Nurjati ini distingsinya apa. Ini akan jadi kajian bersama untuk mendapatkan hasil kurikulum yang baik,” paparnya.

    Dalam kunjungan ini juga membicarakan kerjasama penelitian dalam bentuk jurnal, seminar, dan berbagai hal lainnya. Hal itulah yang menjadi salah satu fokus dari kerja sama antara PBA UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

    “Tadi kita sudah bicara banyak terkait kerjasama dalam hal publikasi jurnal, terutama nanti bertukar artikel, penulis, bertukar riviewer atau nanti berbagi narasumber atau segala macam dalam seminar nasional maupun internasional,” jelasnya.

    Menurutnya, kerjasama ini memiliki manfaat yang sangat besar, terutama dalam meningkatkan nilai akreditasi, baik meningkatkan akreditasi jurnal maupun prodi itu sendiri. Karena, untuk mendapatkan nilai akreditas yang baik, maka publikasi dari setiap dosennya juga harus tinggi dan publikasinya di tempat lain.

    “Kita punya jurnal, tapi tidak mungkin semua penulisnya orang dalam, itu harus ada orang luar. Dengan begitu nilai akreditasi jurnal kita akan naik. Kemudian reviewer juga begitu, tidak mungkin reviewernya itu orang dalam, harus melibatkan orang luar, itu akreditasinya akan naik,” terangnya.

    Jika publikasi dosen itu sudah baik, maka hal itu juga akan berdampak pada meningkatnya nilai akreditasi prodi. Jadi, manfaat yang diterima secara institusi dapat meningkatkan akreditasi prodi, sedangkan untuk dosen dapat meningkatkan jumlah publikasi. Kemudian manfaat untuk mahasiswa pun banyak, seperti penyelenggaraan seminar dan berbagai kegiatan lainnya yang dapat meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan.

    “Kita sepakat untuk bertukar naskah jurnal, bertukar reviewer, dan kerjasama seminar serta berbagai hal lainnya. Kerjasama ini sudah mulai berjalan. Semoga kerjasama ini terus terjalin dengan baik untuk sama-sama mengawal demi meningkatkan kualitas, baik itu SDM seperti untuk dosen dan mahasiswa. Apalagi ke depan kan ada konsep kampus merdeka belajar, itu kan bisa kerjasama dosen PBA IAIN Sykeh Nurjati Cirebon ngajar di PBA UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan dosen PBA UIN Sunan Gunung Djati Bandung ngajar di PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dan Insya Allah dalam waktu dekat semuanya bisa dilaksanakan,” pungkasnya.

    Ketua Prodi PBA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Masriah M.Ag mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindaklanjut dari memorandum of understanding (MoU) kerja sama yang telah ditandatangani pada tahun 2019. Dijelaskan, kerja sama tersebut meliputi berbagai hal, seperti di antaranya dalam penerbitan dan review jurnal serta sharing kurikulum.

    “Sebenarnya MoU ini sudah terjalin sejak 2019 dan ini merupakan tindaklanjutnya. Kita akan bertukar jurnal, bidang review-nya atau materi jurnalnya. Kemudian sharing kurikulum antara PBA IAIN Cirebon dan PBA UIN Bandung,” jelasnya.

    Ke depannya, kerja sama ini akan semakin mendalam, terutama dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, seperti pengajaran, pengabdian, dan penelitian.  “Mudah-mudahan kerjasama ini tetap langgeng. Karena ini merupakan tugas kami sebagai akademisi untuk mewujudkan tri dharma perguruan tinggi melalui kerjasama ini. Dan action dari MoU ini memang benar-benar dilaksanakan,” ujarnya. (rls/rd)

    The post Tingkatkan Kualitas, PBA UIN Bandung dan PBA IAIN Cirebon Jalin Kerja Sama appeared first on Bandung Berita.

  • Konflik Lahan, Bupati OKI Gelar Dialog Dengan Petani dan Mahasiswa

    OKI | BBCOM | Bupati Ogan Komering Ilir, H. Iskandar, SE menggelar dialog dengan perwakilan mahasiswa dan perwakilan petani di ruang kerjanya, Kamis, (6/8/20).

    Ancaman di demo dan akan dikepung kantornya tidak menyurutkan Iskandar untuk mencari jalan keluar terhadap sejumlah permasalahan konflik lahan dan bantuan sosial Covid-19 di  Ogan Komering Ilir.

    Diskusi dalam audiensi itu berlangusung Hangat. Perwakilan Mahasiswa OKI, Andi Leo tak ragu untuk mengajukan berbagai pertanyaan kepada Iskandar terkait perhatian Pemkab OKI terhadap mahasiswa pada masa Covid-19 dan dukungan Pemkab OKI untuk kegiatan Mahasiswa OKI.

    “Soal bantuan itu perlu juga dipahami mekanisme keuangan pemerintah. Tidak bisa ujuk-ujuk berikan bantuan tanpa dasar tentu harus teranggar dan terencana jadi usulkan se tahun sebelum anggaran berjalan” Jelas Iskandar.

    Terkait bantuan Pemkab terhadap mahasiswa asal OKI yang terdampak Covid-19. Iskandar mengajak dan menggandeng mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa OKI (IMOKI) untuk sama-sama mendata mahasiswa yang ada by name by adreas.

    “Hayo sama-sama kita lengkapi datanya karena terkait bantuan Covid ini tentu harus tepat sasaran” ujarnya.

    Dede Chaniago Sekjen Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS) meminta Bupati OKI untuk mencabut izin PT Bumi Harapan Palma (BHP) di Wilayah kecamatan Pangkalanlampan dan Tulung Selapan OKI karena dinilai berada pada kawasan gambut. Dedek juga meminta Bupati meninjau ulang perjanjian antara masyarakat tiga desa di Kecamatan Air Sugihan OKI; Marga Tani, Tirta Mulya dan Dusun Tepung Sari dengan PT Selatan Agro Makmur Lestari (PT SAML) serta persoalan plasma warga desa Ulak Kapal Kecamatan Tanjung Lubuk

    Menjawab itu Bupati Iskandar menegaskan pihaknya sangat berhati-hati dalam mengeluarkan izin kepada perusahaan. Terkait izin PT BHP Dijelaskan Iskandar awalnya izin lokasi tersebut didasarkan atas permintaan masyarakat setempat untuk dibangunkan kebun plasma kepala sawit. 

    Pemkab OKI tambah dia sudah meminta pertimbangan baik dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KL-HK) serta Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan.

    “Hasil telaah dari KLHK kawasan tersebut diluar peta indikatif penundaan pemberian izin baru dan hasil identifikasi Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel areal itu bukan hutan primer ataupun gambut dalam. Jadi kami sangat hati-hati dalam mengeluarkan izin” terangnya.

    Untuk pencabutan izin perusahaan jelas Iskandar tidak perlu dicabut karena telah habis masa izin per Mei/Juni 2019

    Terkait persoalan lahan 75 Hektare yang diberikan oleh perusahaan kepada masyarakat sesuai dengan perjanjian antara perwakilan masyarakat Air Sugihan dengan PT SAML pada 2017 lalu, dikatakan Iskandar Pemkab OKI siap memfasilitasi persoalan tersebut dengan terlebih dahalu mendengarkan langsung aspirasi dan keinginan masyarakat Air Sugihan. 

    “Kita ingin dengar langsung keinginan masyarakat disana terkait kesepakatan terdahulu itu. Peran Pemda di sini adalah fasilitator. Untuk kasus ini sudah sering kita lakukan mediasi” terang Iskandar. 

    Pemkab tegasnya akan mendampingi masyarakat jika harus menempuh jalur hukum atau mendatangkan lagi Komnas HAM untuk tinjau ulang perjanjian itu.

    Sedangkan persoalan plasma kelapa sawit PT Tania Selatan bagi Warga Desa Ulak Kapal dan Tanjung Baru Kecamatan Tanjuk Lubuk dikatakan Iskandar pada  prinsifnya perusahaan siap membangunkan plasma asal masyarakat menyiapkan lahan dan untuk kebun inti di Burnai Barat sudah dilakukan ganti rugi kepada pemilik lahan

    Lalu sehubungan dengan adanya aduan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) di tiga kecamatan, Pedamaran, Pampangan, Pangkalanlampam ditegaskan Iskandar Inspektorat OKI sudah diperintahkannya untuk lakukan audit atas permasalahan itu. (pani)

    The post Konflik Lahan, Bupati OKI Gelar Dialog Dengan Petani dan Mahasiswa appeared first on Bandung Berita.

  • Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Cerdaskan Bangsa

    JAKARTA | BBCOM | Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin mendorong Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. “Saya berharap SMSI memiliki peranan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” kata Azis dalam pembukaan bimbingan teknis siberindo.co di Tangerang.

    Menurut Azis, negara akan maju apabila minat membaca rakyatnya tinggi. Karenanya Azis mendorong SMSI dapat mencetak para penulis handal, yang bukan hanya sekedar menulis berita di media namun dapat ditingkatkan hingga menulis buku. Sehingga dengan menulis tadi bukan hanya turut berkontribusi mencerdaskan bangsa namun menjadi peluang bisnis baru. 

    Azis wanti-wanti agar perusahaan siber yang tergabung dalam SMSI tidak memuat berita bohong, menyebarkan kebencian dan mendiskreditkan pihak tertentu. Karena hal itu selain dapat dijerat hukum dengan pasal 28 UU ITE juga tidak bermanfaat untuk bangsa ditengah pandemi ini.

    Azis juga mengajak seluruh peserta bintek siberindo.co dari seluruh pelosok Indonesia untuk melaksanakan pekerjaannya dengan sebaik-baiknya agar menjadi amal ibadah bagi dirinya masing-masing. “Agar kita semua menjadi bermanfaat bagi bangsa dan menjadi ibadah bagi kita,” ajak Azis yang juga sudah 3 (tiga) periode berturut menjadi anggota DPR RI itu.

    Hadir pada acara tersebut Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Sekretaris Jenderal SMSI HM Untung Kurniadi, Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat Hendry Ch. Bangun, anggota komisi I DPR RI Bobby Adhitiyo Rizaldi dan Adnan M Yasin Sekretaris Dewan Pembina SMSI serta 13 perwakilan pengurus SMSI Provinsi. Acara itu digelar selama 2 (dua) hari sejak Rabu, 5 Agustus 2020 dan ditutup pada Kamis, 6 Agustus 2020 siang. (rls:rd)

    The post Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin Dorong SMSI Cerdaskan Bangsa appeared first on Bandung Berita.

  • Abdul Jabar Majid : SAMADES, Solusi Bayar Pajak Bagi Masyarakat Pedesaan

    KBB | BBCOM | Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Jabar Majid, Ellin Suharliah, dan Edi Rusyandi, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke SAMADES (Samsat Masuk Desa) di Kantor Kecamatan Cipendeuy, kunjungan kerja dalam rangka meninjau Pelaksanaan Samsat Masuk Desa (SAMADES) dan memantau Adaptasi Kebiasaan Baru di Kabupaten Bandung Barat, (Rabu, 5/8/2020).

    Pada kesempatan kali ini, Anggota Komisi III DPRD Jabar, Abdul Jabar Majid, mengatakan Samsat Masuk Desa ini sangat membantu masyarakat sekitar, hal ini didasari mengingat proses daripada SAMADES sangat simple, selain itu program SAMADES juga sebagai pengingat akan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

    “Samsat Masuk Desa itu dapat membantu masyarakat, SAMADES juga sebagai media pengingat masyarakat untuk bisa meningkatkan kesadaran akan membayar pajak, seperti contohnya masyarakat inisiatif datang berbondong bondong ke Samsat yang terletak di Desa” Ucapnya.

    Abdul Jabar juga mengatakan, pada saat ini banyak sekali media untuk membayar pajak, akan tetapi masyarakat tetap harus mendatangi Samsat untuk proses lebih lanjut nya seperti pengesahan dan lainnya, untuk itu Abdul Jabar menambahkan, peran dari SAMADES sangat membantu masyarakat, dan berharap SAMADES bisa lebih ditingkatkan lagi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

    “Memang benar banyak media untuk membayar pajak, seperti media online sampai mini market pun sekarang sudah bisa dijadikan sarana untuk membayar pajak, tapi ada satu hal yang harus diperhatikan ialah setelah masyarakat membayar melalui media pendukung lainnya, akan tetapi tetap harus mendatangi samsat untuk mengurus berkas lainnya, hal ini dirasa kurang efektif bagi masyarakat khususnya masyarakat yang berada di pedesaan, dan pada akhirnya program SAMADES ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat pedesaan”. Pungkasnya. (dd)

    The post Abdul Jabar Majid : SAMADES, Solusi Bayar Pajak Bagi Masyarakat Pedesaan appeared first on Bandung Berita.

  • Komisi III DPRD Jabar Tinjau Pembangunan SPPBE di KBB

    KBB | BBCOM | Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Jabar Majid, Ellin Suharliah, dan Edi Rusyandi, melakukan kunjungan kerja (Kunker), meninjau relokasi dan pembangunan Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT. Jabar Energi, yang terletak di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

    Sebagaimana diketahui,saat ini PT. Jabar Energi yang merupakan anak perusahaan BUMD Jasa Sarana tengah melakukan pembangunan relokasi SPPBE.

    Untuk itu Komisi III melakukan peninjauan langsung kelokasi relokasi SPPBE PT. Jabar Energi, mengingat SPPBE sebelumnya akan terlintasi jalur rel Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB)

    Pada kesempatan tersebut Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Abdul Jabar Majid, berharap pembangunan SPPBE PT. Jabar Energi yang baru ini bisa cepat terselesaikan.

    Hal ini dikarenakan seluruh masyarakat membutuhkan energi terutama Elpiji untuk memenuhi kehidupan sehari-hari.

    Selain itu Abdul Jabar juga berharap SPPBE yang baru ini bisa berkembang lebih baik lagi dari segi marketing, serta untuk menyuplai masyarakat sekitar dan lebih luasnya lagi masyarakat Jawa Barat.

    “Kita berharap pembangunan lokasi SPPBE yang baru ini bisa cepat terselesaikan, karena kebutuhan masyarakat terhadap energi tidak bisa di undur-undur.

    Juga berharap SPPBE yang baru ini bisa lebih berkembang lagi, bisa berkembang dari segi marketing nya. Kita tahu bahwa potensi penyuplaian dari SPPBE ini sangat luas, mencakup masyarakat sekitar KBB dan Jawa Barat tentunya, Abdul Jabar Majid. (dd)

    The post Komisi III DPRD Jabar Tinjau Pembangunan SPPBE di KBB appeared first on Bandung Berita.

  • Diduga Sebarkan Aliran Sesat, Warga Badak Raksa Hancurkan Sebuah Bangunan

    KAB BANDUNG | BBCOM | Warga Kp. Badak raksa Rt 02 Rw 13 Desa Jelegong Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung, yang diperkirakan berjumlah 100 orang menghancurkan sebuah bangunan yang baru selesai di bangun dan diresmikan oleh ketua dan para pengikutnya pada tanggal 1 Agustus 2020,

    Menurut Informansi dari salah satu tokoh masyarakat Yusup Setiana (60 tahun) Sekitar jam 22.00 Wib tanggal 5 Agustus 2020 dihebohkan dengan adanya suatu perkumpulan yang mengatas namakan “pesanggrahan”

    “Memang dilihat warga bangunan tersebut biasa saja, namun di dalamnya banyak para pengikutnya melakukan kegiatan mandi tengah malam diantara malam kamis dan malam selasa,  Jadi terkesan para pengikut Pesanggrahan seolah olah melaksanakan Spiritual khusus dalam menerima ajaran.” Jelas yusup

    Apalagi dengan berdirinya bangunan Pesanggrahan dan menurut impormasi yang berbentuk seperti Mushola hanya diatas Qubahnya ada relief burung garuda, Tidak ada laporan sama sekali kepada pihak RT atau RW, Dan hampir 2 bulan ini,  Padahal pihak RW sudah menegur untuk memberikan laporan, jadi bisa di kategorikan tidak ada koordinasi kepada pihak pemerintah setempat. Dan warga pun menilai bahwa perkumpulan Pesanggrahan diduga mengajarkan aliran sesat.

    Menurut Kepala Desa Jelegong Ahmad Sopari,  Bahwa kejadian ini di picu adanya kegiatan Pesanggrahan dan para pengikutnya orang luar dari wilayah desa jelegong,  Maka atas  kesigapan Babinsa Serda Safe’i dan Babinkamtibmas Aiptu Asep Mahmud Desa jelegong beserta jajaran perangkat Desa Akhirnya kejadian tersebut dapat diselesaikan dengan cara Musyawarah diKantor Desa Jelegong pada pukul 22.30 wib sampai jelang subuh di kantor desa jelegong.” Ungkap kades

    “Kami pihak Desa sangat berterima kasih kepada semua unsur yang bisa mengendalikan amarahnya terhadap Insiden tersebut dan tidak menimbulkan adanya pertumpahan darah.”

    Saat yang sama, Serda Safe’i Babinsa Desa jelegong Anggota Koramil 0611/soreang yang di dampingi Aiptu H. Asep Mahmud Babinkamtibmas, Menilai bahwa kejadian pengrusakan Pesanggrahan karena pihak pesanggrahan yang di ketuai Sdr Asep warga Kp.Badak raksa Rt 02 Rw 13 belum melaporkan atau kordinasi dengan pihak Rt dan Rw, Maka insiden dibilang Miscomunikasi.” papar Serda Safe’i

    “Kami berharap setiap kegiatan yang mengundang orang banyak harus memberikan laporan secara formil dan sesuai prosedur, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan negatif.”

    Pengakuan dari Ketua Pesanggrahan Asep yang didampingi Sesepuh pesanggrahan Ferry, mengatakan bahwa Dirinya mengakui akan hal itu yang memang selama ini pihaknya belum adanya koordinasi dengan pihak terkait,  Baik RT, RW, tokoh masyarakat, Tokoh Agama, warga setempat, Dan pengakuannya akan melapor setelah selesai peresmian pada tanggal 1 agustus 2020.” Ungkap ferry

    Namun atas desakan dan merasa terganggu dengan adanya kegiatan tersebut yang diduga menyimpang dari ajaran agama Islam, Maka warga setempat langsung bertindak dan sebelumnya memberitahukan  kepada pihak RT dan RW, karena selama ini impormasinya simpang siur dan tidak ada kejelasan.

    Lanjut ferry, kami pihak pesanggrahan memohon maaf atas kejadian lni kepada semua unsur yang sebesar besarnya, dan tidak akan mengulangi lagi kegiatan tersebut, Padahal Misi dan Visinya berencana untuk membudi dayakan udang Lobster, Namun karena kesalahannya yang tidak mentaati aturan maka pihaknya menerima hasil keputusan rapat bersama untuk menghentikan kegiatan tersebut. (6/8/2020))  (*R)

    The post Diduga Sebarkan Aliran Sesat, Warga Badak Raksa Hancurkan Sebuah Bangunan appeared first on Bandung Berita.

AGH Travel

Manjakanlah perjalanan Anda dengan berbagai fasilitas yang telah kami sediakan untuk memenuhi kebutuhan perjalanan Anda. Kami memberikan jaminan harga yang bersaing serta service yang memuaskan sesuai dengan harapan.

Layanan Kami

Berikut ini adalah beberapa pilihan layanan Travel yang tersedia di AGH Travel Bandung – Bogor

Testimoni

Harganya murah tapi pelayanannya juara.. orangnya ramah2 banget..pokoknya bikin pengen ke travel lagi..dan pake AGH Travel lagi tentunya..

Yosep Nugraha, Garut

Terima kasih AGH Travel, Service nya sangat memuaskan. Recomended banget pokoknya !!

Irwan Efendi, Garut

Kami sangat puas dengan pelayanan AGH Travel, terutama untuk fleksibel waktunya.

Tri Sandi, Garut